Tuesday, December 6, 2011

THE POWER OF ZAKAT: SINKRONISASI POTENSI DAN MANAJEMEN PENGELOLAAN


Hidayatullah.com--Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) VIII. Agenda rutin setiap akhir tahun ini untuk tahun 2011 bertempat di Pulau Lombok tepatnya di Kota Mataram. Rakernas berlangsung dari tanggal 2-5 Desember 2011 di Gedung LPMP NTB.

Pembukaan Rakernas berlangsung di Aula Graha Praja Kantor Gubernur NTB (02/11/2011) dirangkai dengan seminar nasional bertema "zakat sebagai pilar peradaban Islam".
Gubernur NTB Dr.TGH.M.Zainul Majdi,MA yang direncanakan membuka Rakernas BMH secara mendadak dipanggil oleh Menteri Koperasi dan UKM ke Jakarta. Beliau digantikan H.M.Nur,SH,MH selaku Sekda NTB dalam membuka Rakernas tersebut.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur termuda di Indonesia ini menyatakan apresiasinya terhadap peran BMH dalam ikut membangun NTB melalui zakat. Zakat dalam sejarah kejayaan Islam telah mampu menjadi solusi untuk menopang kejayaan peradaban Islam.

Seminar Nasional tentang zakat yang merupakan rangkaian dari pembukaan rakernas VIII BMH ini menghadirkan pembicara yaitu Dr.H.Abdul Mannan,MM Ketua Umum PP Hidayatullah dan Dr.M.Irwan, Dosen FE Universitas Mataram.

Dr.M.Irwan dalam paparannya menyampaikan berbagai data temuannya ketika meneliti tentang zakat untuk disertasi doktornya.
"Potensi zakat yang sangat luar biasa seringkali tidak diimbangi dengan profesionalisme dari pengelola zakat, kepercayaan masyarakat kepada Bazda tergolong rendah sehingga berpengaruh pada tingkat penghimpunan zakat, padahal potensi zakat di kalangan birokrasi saja di Kota Mataram mencapai 1,4 Milyar, belum lagi kalangan swasta"

Sedangan Dr.H. Abdul Mannan lebih menekankan pada pola tindak dari berbagai pelaku ekonomi syariah sehingga dikesankan syariah itu hanya menjadi bungkus dari pola konvensional, padahal pilar peradaban Islam harus ditegakkan dengan sesuainya pengelolaan ekonomi secara islami. Peran akademisi yang konsen di ekonomi syariah harus memberi solusi terkait tegaknya peradaban Islam dengan berbagai pilar penegaknya.

"Peradaban Islam itu harus disosialisasikan dengan baik ke semua pihak baik pribadi maupun lembaga dengan berbagai pilarnya, tegaknya peradaban Islam harus menjadi tanggung jawab kita semua" tutup Ketum PP Hidayatullah ini.

Bersih pantai

Sebagai bagian dari kegiatan Rakernas, diadakan BMH Peduli Lingkungan dengan berupa kegiatan bersih-bersih pantai Tanjung Karang Mataram (04/11/2011). Bekerjasama dengan Dinas Kebersihan Kota Mataram, Brimob Pola NTB, dan Pol PP NTB.

Masyarakat di sekitar pantai Tanjung Karang dan pemerintah Kota Mataram menyampaikan banyak terima kasih kepada peserta Rakernas, H.Mohan Roliskana Wakil Walikota Mataram memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut.
"Semoga acara Rakernas BMH sukses dan dapat memberi manfaat bagi ummat Islam".*/zul


Sumber: http://hidayatullah.com/read/20067/06/12/2011/potensi-zakat-yang-luar-biasa-harus-diimbangi-profesionalisme-pengelolaan.html

No comments:

Post a Comment

Silakan Berkomentar