Thursday, February 9, 2012

REZIM SYIAH BASHAR ASAD TERUS BANTAI MUSLIMIN SURIAH

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Human Right Watch Suriah melaporkan bahwa pasca pembantaian keji di Himsha, tentara rezim Suriah yang dperkuat ratusan tank militer rezim Suriah menyerbu distrik Zabadan. Mereka memasuki distrik tersebut dengan perlindungan tembakan gencar tank dan artileri, Senin (6/2/2012).

Tentara rezim Suriah menyerbu kota dari empat jurusan sambil terus menembak. Saksi mata dar Aliansi Revolusi Lokal menyebutkan sampai saat ini tiga orang warga sipil muslim gugur dan puluhan lainnya terluka parah.
Dari ibukota Human Right Watch Suriah juga melaporkan bahwa militer dan kepolisian rezim Suriah melancarkan serangan gabungan ke distrik Daria, pinggiran ibukota Damaskus. Belum diketahui jumlah korban gugur dan terluka akibat serangan brutal tersebut.

(muhib al-majdi/arrahmah.com)

http://arrahmah.com/read/2012/02/07/17865-pasca-pembantaian-himsha-ratusan-tank-militer-suriah-menyerang-distrik-zabadan.html




DAMASKUS (Arrahmah.com) – Komite Umum Revolusi Suriah melaporkan sebanyak 8 warga sipil gugur oleh peluru militer rezim Nushairiyah Suriah dalam demonstrasi hari Senin (6/2/2012). Sebagian besar korban gugur dalam demonstrasi di propinsi Himsha.
Sehari sebelumnya stasiun TV Al-Arabiya melaporkan bahwa Mentri Luar Negeri Inggris, William Hague, telah memanggil duta besarnya di Suriah untuk membicarakan hubungan antara kedua negara.
Sementara itu Kementrian Luar Negeri penjajah salibis Amerika Serikat mengeluarkan pernyataan resmi penutupan kedutaan besar AS di Damaskus mulai hari Senin kemarin. Duta besar AS untuk Suriah, Robert Ford dan seluruh warga negara AS di Suriah juga telah ditarik pulang ke Washington.
Presiden Turki Abdullah Gul menyatakan keprihatinannya atas sikap Cina dan Rusia yang menggunakan hak veto untuk menggagalkan sanksi PBB terhadap rezim Suriah. Dalam pernyataan persnya bersama presiden Korea Selatan, Lee Myung-bak, presiden Turki menegaskan bahwa pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan penggunaan kekuatan senjata untuk menindas rakyat tidak memiliki tempat lagi di dunia. Ia mengingatkan bahwa kondisi Suriah saat ini terus mengarah kepada skenario terburuk.

(muhib al-majdi/arrahmah.com)

 HOMS (Arrahmah.com) – Tentara rezim Alawite Suriah yang dipimpin diktator Bashar al Assad telah meningkatkan serangan mereka terhadap pejuang oposisi di Homs, ujar aktivis dan saksi mata, sehari setelah sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB, yang bertujuan untuk “mengakhiri” pertumpahan darah di Suriah diblokir oleh Rusia.
Abu Abdo Alhomsy, seorang aktivis dari Dewan Revolusioner di Homs, menjelaskan pada Senin (6/2/2012) mengenai serangan di kota tersebut dan menggambarkan bahwa asap tebal terus mengepul ke langit.
“Sangat mengerikan di sini,” ujar Alhomsy.  “Roket-roket terjatuh.  Terdapat ledakan besar yang mengguncang bangunan.  Kami tidak tahu harus berbuat apa.”
“Serangan besar-besaran, pembantaian baru terjadi di sini.  Kami tidak bisa keluar rumah, kami tidak tahu berapa banyak rumah yang telah dihantam atau berapa banyak orang meninggal,” lanjutnya.
Komisi Revolusi Umum Suriah, sebuah kelompok oposisi mengatakan 15 orang telah tewas di Homs pada Senin (6/2) dan sedikitnya tiga orang meninggal di Aleppo.
Danny Abdul Dayem, warga Homs mengatakan : “Sangat mengerikan.  Pengeboman dengan roket, mortir dan tank seperti tak ada hentinya, sekita 50 orang terluka di Bab amr hari ini (6/2).”
“Saya melihat dengan mata sendiri anak-anak yang kehilangan kaki dan seorang anak kehilangan rahang bawahnya, sungguh mengerikan,” jelasnya.
Di timur laut negara tersebut, tentara pembelot menghancurkan sebuah pos pengawasan militer pada Senin pagi, menewaskan tiga perwira rezim Assad dan menangkap 19 tentara lainnya dalam serangan tersebut.
Pertempuran itu terjadi di desa Al Bara di wilayah Edleb.
Dikatakan tidak ada tentara pembelot yang tewas dan bahwa pos tersebut benar-benar telah dihancurkan.
Korban tewas di Suriah meningkat menjadi sedikitnya 88 orang selama akhir pekan lalu, salah satu yang paling berdarah sejak pemberontakan terhadap rezim Alawite Assad dimulai hampir 11 bulan yang lalu. (haninmazaya/arrahmah.com)

DAMASKUS (Arrahmah.com) -  Koresponden stasiun TV Al-Arabiya melaporkan langsung dari propinsi Homsh sepanjang Rabu (8/2/2012) hari ini, tentara rezim Suriah kembali membunuh 52 warga sipil muslim dalam serangan besar-besaran ke tengah kota.
Serbuan gencar dengan tembakan tank dan mortar, helikopter militer, dan  sniper ke Homsh telah memasuki hari yang kelima. Serangan kembali dimulai pada pagi hari tadi sekitar jam empat waktu setempat.
Konvoi tank dan altileri mengepung kota dari seluruh penjuru mata angin. Tank dan meriam howen menembak dengan gencar, menghantam bangunan dan perumahan penduduk. Sementara itu helikopter militer terbang rendah di atas perumahan dan menembak secara gencar dari udara. Adapun para sniper militer menembak dari gedung-gedung yang telah dikuasai militer rezim Suriah.
Dokter lapangan di distrik Bab Amru melaporkan kepada stasiun TV Al-Arabiya bahwa lebih dari 20 rumah penduduk hancur lebur oleh tembakan tank dan mortar. Puluhan warga sipil muslim gugur dan terluka. Namun pertolongan pertama sulit dilakukan akibat gencarnya tembakan dari darat dan udara.
Aliansi demonstran lokal melaporkan bahwa dalam serangan hari ini, lebih dari 100 tembakan tank dan mortar menghantam distrik Zabadan. Puluhan tank dan panser militer juga bergerak untuk menguasai distrik Dir’a.
Sementara itu Dewan Umum Revolusi Suriah melaporkan bahwa tembakan gencar tank, mortar, helikopter, dan sniper militer rezim telah menewaskan puluhan warga sipil di distrik Khalidiyah, Bayadhiyah, dan Bab Amru. Pihak militer rezim Suriah memutuskan seluruh jaringan komunikasi dan internet di propinsi Homsh dan sekitarnya.

(muhib al-majdi/arrahmah.com)

Sumber:

http://arrahmah.com/read/2012/02/07/17865-pasca-pembantaian-himsha-ratusan-tank-militer-suriah-menyerang-distrik-zabadan.html
http://arrahmah.com/read/2012/02/07/17872-militer-rezim-suriah-bantai-85-warga-sipil-dalam-demonstrasi-senin.html
http://arrahmah.com/read/2012/02/07/17868-rezim-alawite-suriah-meningkatkan-genosida-muslim-di-homs.html
http://arrahmah.com/read/2012/02/08/17917-tentara-rezim-suriah-bantai-52-warga-muslim-homsh.html

No comments:

Post a Comment

Silakan Berkomentar