Showing posts with label Bashar Assad. Show all posts
Showing posts with label Bashar Assad. Show all posts

Tuesday, September 11, 2012

MENUJU KEHANCURANNYA, TIRAN BASHAR AL ASSAD TIDUR HANYA 2 JAM SEHARI


Gensyiah: jurnalis Suria Abdullah al-Umar mengungkap bahwa ada bocoran dari Kantor Informasi di istana kepresidenan di Damaskus, bahwa perintah Presiden Bashar Assad diselimuti ketakutan serius, dia tidak tidur sehari kecuali hanya satu jam atau dua jam, lebih-lebih ia mengikuti berita dari 16-channel satelit seharian .
al-Umar dalam sebuah wawancara pers mengatakan bahwa “semua orang yang masuk ke kantor al-Assad tidak boleh membawa senjata, bahkan Maher Assad, Assef Shawkat, tunduk pada pemeriksaan oleh petugas dari Istana kepresidenan.”

Thursday, April 26, 2012

SURIAH: BASHAR ASAD KHIANATI GENCATAN SENJATA, PBB OMPONG

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Dalam pemboman pertamanya sejak gencatan senjata yang ditetapkan hari Kamis kemarin, pasukan Suriah menembakkan dua mortarnya di dua distrik di kota Homs pada Sabtu pagi (14/4/2012).
Tentara Suriah membombardir dua lingkungan di  pusat kota Homs pada hari Sabtu (14/4), bahkan saat gencatan senjata yang didukung PBB dengan susah payah tersebut memasuki hari ketiga.

Thursday, February 9, 2012

REZIM SYIAH BASHAR ASAD TERUS BANTAI MUSLIMIN SURIAH

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Human Right Watch Suriah melaporkan bahwa pasca pembantaian keji di Himsha, tentara rezim Suriah yang dperkuat ratusan tank militer rezim Suriah menyerbu distrik Zabadan. Mereka memasuki distrik tersebut dengan perlindungan tembakan gencar tank dan artileri, Senin (6/2/2012).

Sunday, November 20, 2011

SYAIKH YUSUF QARDHAWI: SALEH DAN ASSAD AKAN TUMBANG

Ulama Muslim terkemuka Sheikh Yusuf Al-Qaradhawi mengatakan bahwa akhir kepemimpinan rezim Bashar al-Assad di Suriah dan Ali Abdullah Saleh di Yamantidak akan banyak berbeda dari Tunisia, Mesir dan Libya, pemimpin yang meneror rakyat mereka sebelum jatuh.

"Era para rezim berakhir: contoh dari rezim Zine el-Abidine Ben Ali di Tunisia, dari Hosni Mubarak di Mesir, dan Muammar Gaddafi di Libya memberikan bukti ini," kata Qaradhawi dalam wawancara yang diterbitkan oleh majalah Kommersant-Vlast  yang dikutip oleh Interfax pada hari Selasa, 15 November.

KEPENTINGAN AS DI SURIAH

Hidayatullah.com—Dikutip IRIB, sumber politik Suriah mengumumkan bahwa Ketua Badan Intelijen Turki Maret lalu dilibatkan Amerika dalam rencana Washington untuk meneror Presiden Suriah, Bashar Assad.

Sumber terpercaya Suriah menyatakan, pejabat Turki kepada sumber tersebut melaporkan bahwa Amerika telah menyusun rencana untuk meneror Presiden Bashar Assad dan berupaya meleyapkan orang nomor satu di Suriah itu dari proses politik negaranya. Demikian laporan Fars News yang mengutip al-Manar Jumat (18/11/2011).