Showing posts with label tragedi ambon. Show all posts
Showing posts with label tragedi ambon. Show all posts

Friday, November 18, 2011

AMBON HARI INI: KELICIKAN KRISTEN PUTAR BALIK FAKTA


AMBON (voa-islam.com) – Setelah melakukan penyerangan dan pembakaran terhadap masjid dan ratusan rumah warga Muslim Ambon, pihak perusuh Salibis berusaha memutarbalikkan fakta untuk menanamkan opini bahwa biangkerok kerusuhan Ambon adalah pihak Muslim.
Insiden kerusuhan Ambon 9/11 adalah salah satu fakta kebiadaban Salibis Ambon terhadap umat Islam. Dalam tragedi berdarah pada Ahad, 11 September 2011 itu, seribuan perusuh Salibis menyerang warga Muslim di Kampung Waringin Ambon. Masjid dan ratusan rumah dibakar dan dirusak, tujuh aktivis Muslim gugur dan puluhan lainnya luka-luka terkena bom dan tembakan.

Wednesday, October 26, 2011

KONSPIRASI BUSUK KRISTEN DIBALIK PROVOKASI-PROVOKASI DAN KETIDAKADILAN TERHADAP MUSLIM AMBON


AMBON (Arrahmah.com) – Ambon masih bergejolak. Upaya untuk menciptakan terror bagi kaum Muslimin Ambon masih terus terjadi. Pasca bentrokan yang disulut massa Kristen kepada kaum Muslimin di Jalan Baru, Kamis (20/10/2011) terjadi beberapa kejadian yang saling terkait. Salah satunya tertangkap tangannya 2 orang pemuda nasrani dengan dua pucuk senjata api rakitan, amunisi, dan uang jutaan rupiah. Akankah ke-2 provokator ini ditahan polisi?

Sunday, October 16, 2011

NASIB MUSLIM AMBON SETELAH SATU BULAN KERUSUHAN


AMBON (Arrahmah.com) – Sebulan telah berlalu dari kerusuhan Ambon, 11 September 2011. Bagaimana nasib kaum Muslimin di sana? Apakah para pengungsi sudah kembali ke rumah-rumah mereka? Apakah kondisi mereka masih memprihatinkan? Berikut kabar terbaru tentang kondisi kaum Muslimin Ambon sebagaimana diceritakan oleh Koresponden Arrahmah.com langsung dari TKP!

MUSLIM AMBON TAK PERCAYA POLISI LAGI


AMBON (Arrahmah.com) – Ratusan warga Waringin, Kecamatan Nusaniwe, menolak rencana penarikan pasukan TNI dari perbatasan. Mereka menuntut rencana itu dibatalkan, dan dibangun pos permanen di lokasi perbatasan untuk menghindari terjadinya bentrokan antar warga kembali.