Oleh: Harits Abu Ulya
Pemerhati Kontra-Terorisme & Direktur CIIA (The Community Of Ideological Islamic Analyst)
Diskursus tentang deradikalisasi yang diemban oleh BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) tidak bisa dilepaskan dari terma terorisme. Karena deradikalisasi sendiri adalah langkah softh power (lunak) inheren dalam strategi kontra-terorisme. Dalam konteks domestik, peristiwa Bom Bali (2002) menjadi start awal keseriusan pemerintah Indonesia terlibat dalam perang melawan “terorisme” seperti halnya global war on terrorism (GWOT) yang diemban Amerika Serikat.
