Showing posts with label al qaeda vs AS. Show all posts
Showing posts with label al qaeda vs AS. Show all posts

Tuesday, September 11, 2012

MOMENTUM 11 TAHUN PERISTIWA 11/9 MENUJU PERANG DUNIA KE-3


(Arrahmah.com) – Mengenang serangan 11 September yang penuh berkah, situs Anshar Al-Mujahidin menurunkan sebuah artikel berjudulGhazwatu Sabtimbar Malhamah Al-'Ashr. Artikel itu sejumlah pesan sukses disampaikan oleh mujahidin Al-Qaeda kepada masyarakat dunia. Artikel itu juga mengupas hasil "sementara" yang diraih oleh blok aliansi salibis internasional dan blok mujahidin Islam dari peperangan besar yang dinamakan "perang global melawan terorisme" ini. Berikut ini terjemahannya dengan tambahan beberapa catatan kaki.

Wednesday, March 7, 2012

REVOLUSI YAMAN: ANTARA AKHLAQ DAN CAPAIAN PEJUANG OPOSISI (MUJAHIDIN)

ADEN (Arrahmah.com) - Setidaknya 35 tentara boneka Yaman tewas di Yaman selatan dalam pertempuran sengit melawan Mujahidin Al Qaeda Semenanjung Arab (AQAP), ujar sumber medis dan pejabat Yaman.
Petugas medis di sebuah rumah sakit di kota pelabuhan Aden mengatakan pada Minggu (4/3/2012), puluhan lainnya juga terluka dan jumlah korban mungkin akan meningkat, lapor Al Jazeera.

Sunday, February 26, 2012

TALIBAN TERUS HANTUI PASUKAN AS DENGAN SERANGAN-SERANGAN MEMATIKAN

ISLAMABAD (Arrahmah.com) - Pemimpin Taliban Pakistan mengatakan bahwa Amerika Serikat berusaha untuk melakukan pembicaraan dengan Taliban di Afghanistan karena misinya di negara itu telah gagal.
Pemimpin Tehrik-e-Taliban Pakistan, Waliur-Rehman Mehsud, kepada Press TV pada Senin (20/2/2012) menyatakan bahwa Washington telah berupaya untuk memulai pembicaraan damai dengan Taliban Afghanistan atas kegagalan AS di Afghanistan.

Friday, December 2, 2011

AL QAEDA CULIK WARGA AS SEBAGAI JAMINAN KEAMANAN AFGAHNISTAN DAN PAKISTAN


AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Seorang warga AS bernama Warren Weinstein (70), pekerja untuk lembaga bantuan pemerintah AS, USAID dikabarkan diculik oleh Al Qaeda di Lahore, Pakistan empat bulan lalu. Syekh Ayman al Zawahiri (hf) dalam sebuah video menyatakan akan membebaskan tawanan tersebut dengan sejumlah syarat, diantaranya AS harus menghentikan serangan udaranya di wilayah Afghanistan dan Pakistan. AS mulai merasakan pembalasan terbaru Al Qaeda!