Jakarta - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) masih boros. Hingga September ini konsumsinya mencapai 8,5 juta KL, atau setara 96% dari jatah yang diberikan.
"Kalau jumlah dan nilainya, konsumsi BBM cukup tinggi. Sampai September 2011 PLN mengkonsumsi 8,5 juta KL. Itu sudah 96% dari target," ungkap Suryadi Mardjoeki selaku Kepala Divisi Gas dan BBM PLN, Jakarta, Rabu (26/10/2011).
Menurutnya, jika angka konsumsi tersebut diuangkan, maka biaya yang dikeluarkan sangat banyak sekali. "Itu dihitung saja, 8,5 juta KL dikalikan dengan BBM HSD harga industri, sudah banyak sekali," kata Suryadi.