Showing posts with label kesesatan syiah. Show all posts
Showing posts with label kesesatan syiah. Show all posts

Tuesday, September 4, 2012

BENCANA SYIAH: BOM WAKTU BAGI MUSLIM INDONESIA


  • Saya tidak bermaksud mengancam ya tapi apakah kita harus memindahkan konflik Sunnah-Syiah dari Iraq ke Indonesia?
  • Menurut Jalaluddin Rakhmat, penganut Syiah tak akan diam saja seperti Ahmadiyah yang hanya tersenyum ketika mendapat kekerasan.
  • “Orang-orang Syiah tidak akan membiarkan kekerasan ini. Karena untuk pengikut Syiah, mengucurkan darah bagi Imam Husein adalah sebuah kemuliaan,” ujar Jalaluddin.
  •  Bahkan menurutnya, kaum Syiah pemberani dan merasa bangga jika bisa mengalirkan darah bersama Imam Husein.

DARI KRISIS SURIAH SAMPAI MILITANSI SYIAH DI INDONESIA


  •  “Awalnya Garda Kemerdekaan dari orang-orang Syiah yang khawatir menjadi sasaran berikutnya (setelah Ahmadiyah) dari aksi kekerasan.”
  •  Tabloid Intelijen edisi Edisi 16-29 Juni 2006 menyinggung Garda Kemerdekaan mendapat kucuran dana langsung dari USAID, selain dari Ahmadiyah Qadian dan Inggris.  Tapi sekarang, kelompok ini mencoba membangun opini publik bahwa mereka sedang melawan Amerika dengan cara mendukung rezim Bashar Asad.

Saturday, September 1, 2012

KRONOLOGI BENTROK ISLAM VS SYIAH SAMPANG


JAKARTA (Arrahmah.com) - Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh MUI Jawa Timur tanggal 27 Agustus 2012 terkait dengan bentrok  antara warga masyarakat dari dua desa, yaitu Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben dan Desa Blu'uran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, yang melibatkan dua kelompok masyarakat yaitu Pengikut Tajul Muluk yang berfaham sekte sesat Syi'ah dan warga Karang Gayam dan Blu'uran yang berfaham Islam sebenarnya Ahlus Sunnah wal jama'ah.

BUPATI SAMPANG: KESESATAN AJARAN TAJUL MULUK AKAR KERUSUHAN


SAMPANG (Arrahmah.com) - Lima hari bungkam soal peristiwa kerusuhan di Desa Karang Gayam dan Desa Bluuran, Kabupaten Sampang Minggu lalu, akhirnya Bupati Sampang Noer Tjahja angkat bicara. Noer menggelar konferensi pers, Jumat (31/8/2012) didampingi anggota Komisi III DPR, Ketua PWNU Jawa Timur Mutawakkil Alallah, ulama se-Madura, MUI Sampang dan jajaran forum pimpinan daerah.